Dalam 5 Bulan, 4 Pesawat TNI Alami Kecelakaan

Jakarta – Jatuhnya pesawat Hercules C 130 i di Magetan, Jawa Timur, Rabu (20/5/2009) sungguh mengenaskan. Lebih dari 90 orang tewas akibat peristiwa itu. Padahal belum lama ini kecelakaan serupa juga menimpa Hercules.

Dalam tragedi Magetan itu, tidak hanya penumpang yang menjadi korban. Warga Magetan yang rumahnya tertimpa badan pesawat pun ikut menjadi korban. Data Departemen Kesehatan (Depkes) menyebut, 93 orang tewas dan belum semuanya teridentifikasi.

Kecelakaan tragis ini merupakan kecelakaan keempat yang terjadi pada alat utama sistem senjata (alutsista) TNI dalam kurun waktu 5 bulan di tahun 2009. Sebelumnya pada 11 Mei 2009, kecelakaan yang menimpa pesawat Hercules juga telah terjadi.

Beruntung, kecelakaan yang terjadi di Bandara Wamena, Papua itu tidak terlalu parah. Hercules yang mengangkut logistik Pemilu 2009 itu hanya tergelincir saat hendak mendarat.

3 Roda pesawat milik TNI AU itu rusak sedang 1 lainnya terpental hingga 1 km. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Beberapa penumpang hanya luka-luka.

Kecelakaan pesawat TNI juga terjadi pada 6 April 2009. Peristiwa ini juga sangat memilukan karena seluruh penumpang dan kru pesawat jenis Fokker-27 itu tewas. 18 personel pasukan khas (Paskhas) TNI AU dan 6 kru pesawat tewas di kecelakaan yang terjadi di Pangkalan Udara Hussein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat itu.

Sebelum jatuh, pesawat tersebut menabrak hangar Lanud Hussein Sastranegara. Jatuhnya Fokker itu juga membuat beberapa pesawat yang sedang parkir di hangar rusak.

Pada 7 Maret 2009, kendaraan milik TNI juga mengalami celaka. Helikopter milik TNI AD mendarat darurat di tambak udang di Semarang Barat, Jawa Tengah. Pesawat berpenumpang 2 orang itu rusak berat. Beruntung dua penumpang selamat dan hanya luka-luka.

sumber : detikNews

Satu Tanggapan

  1. iya,itu semua salahnya pemerintah. kalau beli pesawat baru ngga pernah di selameti sih,jadinya ya apes mulu.

    he he he …gitu ya mas panjul …..

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: